ASAL MULA BISA KE JAKARTA
Waktu liburan sekolah kelas 1 smp aku menuju ke sebuah kota dipinggiran pulau jawa yg bernama rangkas bitung
Di rangkas bitung aku tinggal di rumah nenek ku. disana banyak temen2 seuasiaku ,
Waktu liburan sekolah kelas 1 smp aku menuju ke sebuah kota dipinggiran pulau jawa yg bernama rangkas bitung
Di rangkas bitung aku tinggal di rumah nenek ku. disana banyak temen2 seuasiaku ,
karna dirumah nenek ku deket stasiun . aku dan kawan2ku sering pergi jalan2 dengan kereta tentunya gratis.
awalnya sih rute nya masih agak dekat . tapi lama kelamaan aku dan kawanku memberanikan diri untuk mencoba mbolang ke tempat yg lebih jauh
Saat itu aku dan kedua kawanku lagi berkumpul di sebuah lokomotif kosong kereta yg tidak terpakai.
Ketika itu kawanku mempunyai usul , "bagaimana kalo kita ke jakarta??? ""
tak berpikir panjang akupun dan kawanku menyetujui usul tersebut
kira2 pukul 1 siang aku dan kawankupun langsung menuju kereta yg akan melangsir ke stasiun kebayoran jakarta.
Ketika dalam perjalanan aku dan kawan2ku melihat anak2 kecil yg sedang mengamen
setelah ia mengamen aku pun berbincang2 denganya dipintyu kereta:
AKBAR: dari mana lu? (sok nggali)
PEMGAMEN CILIK : dari rangkas bang(sambil ngudut)
AKBAR : mau kemana? (sambil melu2 nyumet udut)
PENGAMEN CILIK : Ke jakarta bang ,,
AKBAR : ga dimarahi bapak lu apa main jauh2?
PENGAMEN CILIK: ga bang , malah disuruh bapak gua cari duit.( sambil memetik beberapa kali senar gitarnya)
AKBAR : brati lu ma kawan2lu dah ga sekolah lagi
PENGAMEN CILIK : temen gua pada sekolah bang , tapi karna ini liburan temen gua pengen ikut kerja bantuin gua.
AKBAR: owww
Tak beberapa lama datanglah seorang kondektur kereta ,
KONDEKTUR: mana tiketnya ??? (dengan suara lantang)
AKBAR + 2KAWANYA DAN PENGAMEN CILIK: numpang bang ""( dengan akting wajah mrengut dan melas)
KONDEKTUR: emangnya ini kereta nenek lu ( ngamuk) ayo bayar cepet!!!!
AKBAR + 2KAWANYA DAN PENGAMEN CILIK : ga ada uang bang (dengan rautwajah yg semakin melas)
KONDEKTUR : ahhh kalo ga punya duit ga usah keretaan
AKBAR : Gat*l dhe ( dalam hati)
Tak berapa lama akhirnya sampai di stasiun kebayoran jakarta
disana aku pun melihat banyak anak2 punk yg sedang berkumpul dan duduk2di teras stasiun .
aku dan kedua kawanku pun keluar stasiun dan langsung berkeliling2 disekitar tidak jauh dari stasiun.
karna waktu yg sudah mulai sore akupunlangsung bergegas menuju setasiun.ketika aku tiba distasiun aku pun kaget karena kereta yg akan membawa aku ke rangkasbitung penuh sesak .
tak banyak omong kawankupun langsung menuju keatas kereta dan aku pun langsung menyusulnya .meskipun ragu ,tapi mau giman lagi "pilihanya mau pulanng apa ngga", dengan sela sela jendela sebagai panjatanya dan dengan dorongan tangan dari sukarelawan akupun berhasil mencapai atas.
ketika kereta berangkat awalnya sih "ndredek" tapi lama kelamaan jadi terbiasa.
ketika kereta berhenti di stasiun tiga raksa aku dan kawankupun langsung turun dari atap dan menuju ke dalam lokomotif , karena kondisi dalam kereta sudah tidak penuh. dan penumpang sudah banyak yg turun dari kereta.
aku sampai di stasiun rangkasbitung kira2 jam setengah tuju ,pulangnya aku pun dimarahi nenek ku karena selama main aku tidak pamit ..................bersambung
awalnya sih rute nya masih agak dekat . tapi lama kelamaan aku dan kawanku memberanikan diri untuk mencoba mbolang ke tempat yg lebih jauh
Saat itu aku dan kedua kawanku lagi berkumpul di sebuah lokomotif kosong kereta yg tidak terpakai.
Ketika itu kawanku mempunyai usul , "bagaimana kalo kita ke jakarta??? ""
tak berpikir panjang akupun dan kawanku menyetujui usul tersebut
kira2 pukul 1 siang aku dan kawankupun langsung menuju kereta yg akan melangsir ke stasiun kebayoran jakarta.
Ketika dalam perjalanan aku dan kawan2ku melihat anak2 kecil yg sedang mengamen
setelah ia mengamen aku pun berbincang2 denganya dipintyu kereta:
AKBAR: dari mana lu? (sok nggali)
PEMGAMEN CILIK : dari rangkas bang(sambil ngudut)
AKBAR : mau kemana? (sambil melu2 nyumet udut)
PENGAMEN CILIK : Ke jakarta bang ,,
AKBAR : ga dimarahi bapak lu apa main jauh2?
PENGAMEN CILIK: ga bang , malah disuruh bapak gua cari duit.( sambil memetik beberapa kali senar gitarnya)
AKBAR : brati lu ma kawan2lu dah ga sekolah lagi
PENGAMEN CILIK : temen gua pada sekolah bang , tapi karna ini liburan temen gua pengen ikut kerja bantuin gua.
AKBAR: owww
Tak beberapa lama datanglah seorang kondektur kereta ,
KONDEKTUR: mana tiketnya ??? (dengan suara lantang)
AKBAR + 2KAWANYA DAN PENGAMEN CILIK: numpang bang ""( dengan akting wajah mrengut dan melas)
KONDEKTUR: emangnya ini kereta nenek lu ( ngamuk) ayo bayar cepet!!!!
AKBAR + 2KAWANYA DAN PENGAMEN CILIK : ga ada uang bang (dengan rautwajah yg semakin melas)
KONDEKTUR : ahhh kalo ga punya duit ga usah keretaan
AKBAR : Gat*l dhe ( dalam hati)
Tak berapa lama akhirnya sampai di stasiun kebayoran jakarta
disana aku pun melihat banyak anak2 punk yg sedang berkumpul dan duduk2di teras stasiun .
aku dan kedua kawanku pun keluar stasiun dan langsung berkeliling2 disekitar tidak jauh dari stasiun.
karna waktu yg sudah mulai sore akupunlangsung bergegas menuju setasiun.ketika aku tiba distasiun aku pun kaget karena kereta yg akan membawa aku ke rangkasbitung penuh sesak .
tak banyak omong kawankupun langsung menuju keatas kereta dan aku pun langsung menyusulnya .meskipun ragu ,tapi mau giman lagi "pilihanya mau pulanng apa ngga", dengan sela sela jendela sebagai panjatanya dan dengan dorongan tangan dari sukarelawan akupun berhasil mencapai atas.
ketika kereta berangkat awalnya sih "ndredek" tapi lama kelamaan jadi terbiasa.
ketika kereta berhenti di stasiun tiga raksa aku dan kawankupun langsung turun dari atap dan menuju ke dalam lokomotif , karena kondisi dalam kereta sudah tidak penuh. dan penumpang sudah banyak yg turun dari kereta.
aku sampai di stasiun rangkasbitung kira2 jam setengah tuju ,pulangnya aku pun dimarahi nenek ku karena selama main aku tidak pamit ..................bersambung









