Saturday, 6 October 2012

Ayah

                         AYAH
Ialah yg merawatku dari kecil hingga akhir hayat nya.
Ialah yg selalu banting tulang untuk menghidupi ketiga anaknya.
Iapun harus mnjadi ayah dan ibu dikeluarganya.
Badanya yg dulu gagah kini menjadi kurus dan mulai membungkuk
Tak ada keluhan dalam hidupnya 
Meskipun sudah tidak tinggal serumah dengan istrinya.
   Sudah Terlalu banyak aku merepotkanya.
Dan terlalu banyak aku mengecewakanya.
Dulu aku menyia nyiakanya dan tak menghargai  jerih payahnya.
  Kini ia telah tiada , hanya penyesalan yg aku rasa . Kini  aku baru menyadari betapa penting nya kehadiran ayah di hidupku ini.

Maafkan aku ayah tak bisa membahagiakan mu, tapi aku berjanji akan selalu mendoakanmu ....

Semoga kau tenang di alam sana

Akbar Hry.



No comments:

Post a Comment